Minggu, 26 Desember 2010

Membentuk Karakter

"Karakter bukanlah warisan. Dia dibangun hari demi hari dengan pikiran dan tindakan, teruslah berpikir dan bertindak" ~ Helen G.Douglas

 Pembentukan sebuah karakter dalam diri kita tidaklah mudah,,dibutuhkan prinsip atau sesuatu sikap yang tegas untuk mengubah nya dan memerlukan waktu. Seperti kisah berikut :



Serumpun bambu tumbuh dikebun seorang petani. Pagi itu Petani datang dan melihat sebatang bambu yang lebih tinggi dari pada yang lain. Ia berkata kepada bambu tersebut,"bambu,saatnya telah tiba bagiku untuk memakaimu."
"Oh,silahkan Tuan.Saya bersedia dipakai menjadi apa saja yang Tuan Kehendaki,"Jawab si Bambu.
"Tetapi agar engkau dapat digunakan, saya harus menebangmu lebih dahulu."
"Apa??  Menebangku?? Bukankah diantara semua bambu disini, Saya lah yang paling tinggi dan terlihat paling indah?"
"Benar,tetapi kalau tidak menebangmu, aku tidak akan bisa memakaimu dengan maksimal."
Setelah berpikir, bambu berkata,"Baiklah Tuan, tebanglah saya."
"Tetapi bukan itu saja, aku harus memotongmu dan daun2mu agar engkau dapat berguna sesuai tujuanku."kata petani itu.
"Belum cukupkah Tuan menebang Saya sehingga harus memotong batang dan daun-daunku?"
"Kalau tidak begitu,aku tidak bisa menggunakanmu."
"Baiklah kalau demikian."
"Tetapi, masih ada satu lagi. Ruas-ruasmu itu menghalangiku.Jadi, aku harus mengeluarkan tulang-tulang yang ada dalam ruas-ruasmu."
Sambil tertunduk si bambu berkata,"lakukanlah apa yang Tuan pandang baik."
Petani yang punya kebun itupun menebang bambu tersebut,memotong cabang dan daunnya, serta mengeluarkan tulang-tulang dari dalam bambu itu. Kemudian,ia membawa si bambu ke sebuah sumber air. Ia menjadikan bambu itu sebagai saluran untuk mengairi tanah-tanah gersang yang ada dikebunnya. Akhirnya, pohon-pohon dan semua tanaman lainnya pun menjadi subur menghijau.

Tidak ada komentar: